5 Emulator Android Terbaik Paling Ringan Untuk PC dan Laptop [tahun]

Posted on

Untuk menjalankan aplikasi Android di PC atau laptop, kita membutuhkan aplikasi emulator. Emulator android bisa dipakai untuk memainkan game-game yang ada di playstore, menjalankan aplikasi social media seperti Facebook, Instagram, atau Twitter versi android di PC atau laptop kita.

Saat ini ada banyak sekali aplikasi emulator Android yang tersedia, namun untuk teman-teman yang memiliki spesifikasi laptop atau PC dengan ram kecil maka harus memilih emulator android terbaik yang ringan agar bisa berjalan lancar tanpa lag.

Berikut ini adalah beberapa pilihan emulator ringan untuk Android yang bisa dijalankan pada PC dan Laptop dengan RAM mulai dari 512 MB, 1 GB, 2 GB, dan 4 GB:

5 Emulator Android Terbaik Paling Ringan [tahun]

1. Ko Player

Emulator android terbaik paling ringan Ko Player

Kita mulai dengan emulator android yang bisa dijalankan pada RAM 512 MB. Meskipun cuma punya RAM 512, tapi kita tetap bisa membuka aplikasi android di PC atau laptop dengan menggunakan Ko Player.

Ko Player ini merupakan emulator yang paling ringan, dan memang di rancang untuk pengguna komputer dengan spek rendah. Meskipun demikian kita tetap bisa menjalan berbagai aplikasi seperti aplikasi social media dan game-game android yang ringan.

Spesifikasi minimum untuk menjalankan Ko Player

  • OS: Windows XP SP3, Windows Vista, Windows 7. Bisa jalan baik di sistem 32 bits maupun 64 bits.
  • RAM: Minimal 512 MB
  • CPU: Intel atau AMD
  • Space: Minimal ada 3 GB space kosong di hard disk.
  • Resolusi: Minimal 1024×768

Beberapa fitur dan kelebihan Ko Player

  • Bisa jalan di CPU Intel dan AMD
  • Bisa jalan di PC atau Laptop RAM 512
  • Fitur drag to install
  • Resolusi yang adaptive
  • Support gamepad
  • Support mouse dan keyboard
  • Kompatible dengan game-game dan aplikasi di Playstore

Kekurangan Ko Player

Terkadang terjadi freeze, dan masih ada bug.

2. MEmu

Emulator android terbaik paling ringan MEmu

MEmu player adalah salah satu emulator android terbaik saat ini. Jika punya spek PC atau laptop dengan RAM 2 GB ke atas maka MEmu bisa jadi pilihan yang tepat. MEmu bisa digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari bermain game, testing aplikasi, social media, dan lain-lain.

Saya sudah mencoba memakai MEmu untuk memainkan game FPS seperti PUBG Mobile dan Rules of Survival dan hasilnya memang cukup memuaskan. MEmu player sudah punya fitur integrasi keyboard dan mouse yang cukup bagus dan smooth.

Selain itu untuk mendukung game play yang lebih enak, di MEmu juga ada fitur smart key dan key mapping yang bisa disesuaikan dengan layout game yang dimainkan.

Satu lagi fitur MEmu yang menjadi nilai plus yakni adanya Multiple instance manager yang memungkinkan kita membuat beberapa Virtual OS Android pada 1 PC atau Laptop dengan sangat mudah. Jadi untuk keperluan yang berbeda kita tinggal buat saja sistem android yang baru. Inilah yang menjadi alasan saya masih setia menggunakan MEmu sampai saat ini.

Baca tips mengoptimalkan settingan MEmu di sini:

Tips Settingan MEmu Agar Lancar No LAG

Spesifikasi minimum untuk menjalankan emulator MEmu

  • OS: WinXP SP3, Win7, Win8, Win8.1, Win10
  • CPU: Intel atau AMD x86/x86_64
  • RAM: Minimal 2 GB
  • Space: Minimal 2 GB free space
  • Windows DirectX 11, Graphic driver OpenGL 2.0
  • Hardware Virtualization Technology (Intel VT-x/AMD-V).

Spek rekomendasi:

  • CPU: Intel i5-8400
  • RAM: 16GB
  • Graphic: Nvidia GeForce GTX 1050
  • OS: Windows 10.

Fitur dan kelebihan MEmu

  • Multi kernel dan multi instance yang memungkinkan membuat beberapa os android dalam satu PC
  • Support hampir semua game populer di playstore
  • Bisa memainkan game pada 60 Fps
  • Tampilan grafis yang ciamik
  • Support key mapping dan custom macro
  • Set lokasi virtual di google maps
  • Bisa multi tab
  • Ada online supportnya.

Kekurangan MEmu

  • Membutuhkan spek menengah ke atas agar bisa nyaman, PC atau Laptop dengan RAM 512 MB dan 1 GB tidak bisa menggunakan emulator ini.
  • Masih ada bug saat memainkan PUBG Mobile, seperti kompas yang tidak muncul penuh dan bug rendering map (pengalaman pribadi).

3. BlueStacks

Emulator android terbaik paling ringan BlueStacks

Emulator android terbaik paling ringan yang berikutnya adalah BlueStacks. Di antara emulator-emulator yang ada saat ini, BlueStacks adalah pemain lama yang namanya sudah cukup terkenal.

Saat awal-awal smartphone android mulai ramai digunakan, BlueStacks adalah pionir emulator yang memungkinkan kita bisa menjalankan aplikasi android di PC dan Laptop.

Spesifikasi minimum untuk menjalankan BlueStacks

  • OS: Windows XP SP3 (32-bit), Windows 7, Windows Vista SP2, Windows 8, Windows 8.1, Windows 10
  • CPU: Intel atau AMD x86/x86_64
  • Akses administrator
  • RAM: Minimal 2 GB
  • Space: Minimal 4 GB free space
  • Hardware Virtualization Technology (Intel VT-x/AMD-V).

Spesifikasi yang direkomendasikan agar BlueStacks berjalan lancar tanpa lag

  • OS: Windows 10
  • Akses administrator
  • CPU: Intel Core 15-680 ke atas
  • VGA: Intel HD 5200 ke atas
  • RAM: 6 GB ke atas
  • HDD: SSD atau fusion drive
  • Space: 40 GB free space
  • Koneksi internet yang stabil dan kencang.

Fitur dan kelebihan BlueStacks

  • Proses instalasi yang mudah
  • Support multi akun
  • Menggunakan versi android terbaru
  • Support hampir semua game dan aplikasi di playstore
  • Support key mapping
  • Bisa multi tab

Kekurangan BlueStacks

  • Lag jika diinstall pada spek minimum
  • Fitur rotasi harus memakai aplikasi pihak ketiga

4. Nox App Player

Emulator android terbaik paling ringan NOX App Player

Nox App Player adalah salah satu emulator android terbaru yang bisa jalan di windows dan mac. Meskipun terbilang pemain baru namun sepertinya banyak review positif dari para pengguna emulator android ringan yang satu ini.

Nox App Player bisa dipakai untuk memainkan game-game popular di playstore. Saya sendiri sudah pernah mencobanya untuk memainkan PUBG Mobile dan Rules of Survival.

Spesifikasi minimum untuk menjalankan Nox App Player

  • OS: Windows 7, 8, 8.1, 10 dan Mac
  • CPU: Intel atau AMD 2,2 GHZ ke atas, yang sudah support virtualisasi.
  • VGA: minimal 1 GB
  • RAM: 2 GB

Fitur dan kelebihan Nox App Player

  • Support key mapping
  • Kompatibel dengan game-game populer dan aplikasi di playstore
  • Ringan dan responsif

Kekurangan Nox App Player

Tampilan terlihat jadul dibandingkan MEmu atau BlueStacks.

Update: saat ini tampilan terbaru NOX sudah lebih keren dari sebelumnya.

Baca juga: Settingan NOX terbaik ringan dan anti LAG

5. Droid4x

Emulator android terbaik paling ringan Droid4x

Jika mengalami lag saat menggunakan emulator android populer di atas mungkin teman-teman bisa mencoba salah satu emulator android yang paling ringan yakni Droid4x. Emulator ini memang dirancang untuk bisa jalan di Laptop atau PC yang memiliki RAM 1GB.

Meskipun ringan, namun fitur yang dimilikinya juga cukup lengkap. Droid4x juga support key mapping dan joystik yang bisa setting saat bermain game.

Fitur real time video recording bawaannya juga cukup ringan untuk merecord layar, tapi tidak disarankan jika sedang menjalankan aplikasi yang berat karena akan menyebabkan lag jika hanya memiliki RAM yang pas-pasan.

Spesifikasi minimum untuk menjalankan Droid4x

  • OS: Windows 7, 8, 8.1, 10 dan Mac
  • CPU: Dual Core yang support virtualisasi
  • RAM: 1 GB
  • VGA: Minimal yang sudah support Open GL 2.0

Fitur dan kelebihan Droid4x

  • Bisa diinstall di laptop dan PC RAM 1 GB
  • Support touch screen
  • Support smartphone sebagai remote control
  • Key mapping untuk bermain game
  • Screen recorder bawaan yang ringan
  • Gratis

Kekurangan Droid4x

  • Hanya support windows
  • Pemakaian RAM yang boros
  • Tidak ada offline installer
  • Belum support beberapa game populer seperti PUBG Mobile.