Cara Mengatasi Runtime Error di Windows

Posted on

Runtime Library (RTL) adalah sekumpulan program yang ada di dalam runtime system. Di dalamnya terdapat program-program yang fungsinya berbeda-beda seperti I/O routines, graphical, mathematical, dan seterusnya. RTL hadir sebagai add-on untuk mendukung sebuah software agar dapat menjalankan semua fungsinya secara penuh.

Pada sistem operasi Windows, Runtime error bisa terjadi karena disebabkan banyak hal. Bisa karena miskonfigurasi pada system files, system files yang korup, konflik dengan aplikasi pihak ketiga, masalah memori, konflik dengan antivirus, Microsoft Visual C++ Runtime Library yang korup, atau bisa juga karena masalah pada driver grafis.

Error pada Runtime Library ini bisa terjadi saat pengguna membuka suatu aplikasi atau program tertentu, saat browsing file menggunakan Windows Explorer, atau saat akan menginstall software. Ada juga yang mengalami error ini saat bermain game PUBG Mobile menggunakan emulator android dengan pesan “Runtime error, Code: 0xE” dan mungkin bisa terjadi juga pada game-game lainnya.

Daftar error code pada Runtime Library di Windows

Berikut ini adalah kode error yang akan muncul saat terjadi error pada Runtime Library di Windows beserta keterangannya:

CodeRuntime error
5Illegal function call
6Overflow
7Out of memory
9Subscript out of range
10Duplicate definition
11Division by zero
13Type Mismatch
14Out of string space
19No Resume
20Resume without error
28Out of stack space
35Sub or Function not defined
48Error in loading DLL
52Bad file name or number
53File not found
54Bad file mode
55File already open
58File already exists
61Disk full
62Input past end of file
63Bad record number
64Bad file name
68Device unavailable
70Permission denied
71Disk not ready
74Can’t rename with different drive
75Path/File access error
76Path not found
91Object variable set to Nothing
93Invalid pattern
94Illegal use of NULL
102Command failed
339A file is missing or invalid
429Object creation failed
438No such property or method
439Argument type mismatch
440Object error
901Input buffer would be larger than 64 K.
902Operating system error
903External procedure not found
904Global variable type mismatch.
905User-defined type mismatch.
906External procedure interface mismatch.
1001Out of memory
1025DLL is not supported
6025Microsoft Windows r6025 runtime error.

Cara mengatasi Runtime error di Windows

Untuk mengatasi Runtime error di Windows ada beberapa cara yang bisa dilakukan, tergantung dari apa yang menyebabkan error tersebut muncul.

Berikut ini adalah beberapa solusi yang bisa dicoba:

1. Matikan program TSR

Runtime error bisa terjadi karena ada konflik dengan program dari pihak ketiga (third party) dan TSR.

TSR merupakan singkatan dari Terminate and Stay Resident, yang merupakan sekumpulan program yang diload ke dalam memori pada saat startup dan akan menjadi aktif ketika dibutuhkan.

Ketika terjadi konflik antara aplikasi pihak ketiga dan TSR dengan Microsoft Visual C++ Runtime Library maka muncullah pesan Runtime error.

Untuk mengatasinya, kita harus coba mematikan TSR dan program lain yang dimuat pada startup dan melihat mana yang menjadi penyebab munculnya error.

Ikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Buka task manager (CTRL+Shift+Esc)
  2. Masuk ke tab Startup
  3. Disable semua TSR dan program startup
  4. Restart komputer
  5. Setelah komputer kembali menyala, coba cek apakah runtime error sudah hilang.
  6. Jika runtime error sudah hilang maka kalian bisa mengaktifkan kembali satu per satu TSR dan program startup yang tadi di-disable.
  7. Cek TSR atau program startup mana yang menjadi penyebab error.
  8. Disable program tersebut secara permanen.

2. Uninstall program yang konflik dengan Runtime Library

Setelah melakukan tips pertama di atas kita mungkin akan mengetahui program mana yang menjadi penyebab Runtime error di Windows yang kita pakai. Untuk menghindari error agar tidak muncul lagi maka lebih baik program tersebut kita uninstall.

Cara lain untuk mengetahui apakah ada program yang konflik dengan Runtime library dan menyebabkan error adalah dengan mencoba uninstall program yang terakhir kali kita install. Coba ingat-ingat program terakhir apa yang kalian install sebelum error tersebut, jika ada, coba hapus dulu program tersebut dan lihat apakah errornya hilang atau tidak.

3. Matikan antivirus

Cara mengatasi Runtime error di Windows yang selanjutnya adalah dengan mematikan antivirus. Beberapa kasus Runtime error dapat terjadi karena bentrok dengan antivirus.

Jika di Windows kalian ada antivirus pihak ketiga yang aktif, coba dulu dimatikan. Lihat apakah Runtime error masih muncul. Jika ternyata error tidak muncul lagi maka bisa disimpulkan kalau penyebabnya adalah karena bentrok dengan antivirus.

4. Update Windows

Sistem Operasi Windows yang tidak pernah diupdate punya kemungkinan mengalami masalah kompatilitas yang lebih tinggi karena kode-kodenya sudah usang (obsolete), termasuk masalah pada Runtime Library.

Update Windows juga perlu dicoba untuk mengatasi masala Runtime error ini. Bagi pengguna Windows 10 biasanya update akan terjadi secara otomatis, tapi kita juga bisa melakukannya secara manual dengan cara masuk ke Settings > Update & Security > Check for updates.

5. Repair Visual C++ Runtime

Jika sudah melakukan beberapa tips di atas tapi masalah Runtime error masih muncul maka kita perlu melakukan ke tahap selanjutnya yakni mencoba untuk repair Visual C++ Runtime yang ada di Windows.

Caranya:

  1. Tekan tombol Windows+R > ketik appwiz.cpl > OK
  2. Tarik ke bawah, cari program bernama Microsoft Visual C++
  3. Klik satu kali kemudian klik tombol Uninstall di bagian atas
  4. Pilih Repair
  5. Tunggu hingga prosesnya selesai

Setela melakukan repair, restart dulu komputernya. Setelah komputer kembali menyala cek lagi apakah Runtime error sudah hilang atau belum. Jika belum lanjut ke solusi berikutnya.

6. Reinstall Visual C++ Runtime

Jika repair Visual C++ Runtime tidak berhasil mengatasi masalah Runtime error yang dialami maka kita bisa coba untuk menginstall Visual C++ yang baru.

Pertama uninstall dulu library yang lama, caranya tekan tombol Windows+R > ketik appwiz.cpl > OK. Cari program bernama Microsoft Visual C++ kemudian uninstall.

Download fresh copy Microsoft Visual C++ Runtime yang baru di sini:

Download Microsoft Visual C++

Setelah di-download, instal program tersebut lalu restart komputer.

7. Clean boot

Solusi terakhir untuk mengatasi Runtime error baik di Windows 10, Windows 8, dan Windows 7 adalah dengan masuk ke mode clean boot. Mode ini adalah keadaan dimana Windows berjalan hanya dengan services basic yang diperlukan saja.

Cara untuk clean boot di Windows bisa dengan masuk ke Safe Mode atau cara manual. Untuk masuk ke safe mode bisa lihat caranya di sini:

Cara masuk Safe Mode di Windows

Khusus untuk mengatasi Runtime error, kita harus masuk ke clean boot secara manual. Ikuti langkah-langkah berikut ini:

Login dengan akun administrator.

Tekan tombol Windows+R > ketik msconfig > OK.

Setelah masuk ke jendela System Configuration klik pada tab Services > centang pada opsi Hide all Microsoft services > klik Disable all > OK.

fix runtime error di windows

Buka task manager (CTRL+Shift+Esc) > klik pada tab Startup > Disable semua startup program satu per satu.

solusi runtime error di windows 10 windows 8 windows 7

Restart komputer.

Setelah komputer menyala maka kita sudah masuk ke clean boot. Lihat apakah masalah Runtime error sudah hilang. Jika sudah hilang berarti salah satu dari service atau startup yang tadi kita matikan adalah penyebabnya.

Cara untuk mengetahui yang mana yang jadi penyebabnya adalah dengan mengaktifkan kembali satu per satu service dan startup tersebut dan lihat mana yang menyebabkan Runtime error muncul.

Setelah menemukan yang menjadi penyebabnya maka matikan services atau startup tersebut secara permanen. Cara ini memang sedikit ribet dan butuh kesabaran, tapi layak dicoba.